Kesepakan kerja sama terangkum dalam forum audiensi antara Badan Wakaf Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (BWI DIY) dengan PT. Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk Area Yogyakarta, Jum'at 29 Mei 2026 (12 Dzulhijjah 1447) bertempat di KCP Yogyakarta Sudirman. Audiensi dipimpin langsung Ketua BWI DIY, H. Misbahrudin, dan diterima Area Manager, Muhammad Taqiyudin. Turut hadir mendampingi Penyelenggara Zakat Wakaf Kemenag Kota Yogyakarta, Ali Shofa, dan Branch Manager BSI KCP Yogyakarta, Muhamad Syafiudin. Kerjasama dilakukan dalam bentuk penyampaian literasi wakaf melalui ASN Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama D.I. Yogyakarta.
Ketua BWI DIY, Misbahrudin, menyampaikan bahwa tingkat literasi wakaf saat ini masih relatif rendah, kisaran 40 s.d. 50%. Literasi rendah, dampaknya penerimaan wakaf belum bisa optimal. Sebagai contoh, secara nasional potensi wakaf uang mencapai Rp.181 triliun/tahun, sementara realisasi hingga 2025 baru mencapai Rp3,015 triliun. "Dengan melibatkan ASN Penyuluh Agama Islam se-DIY, kami yakin akan mampu mendongkrak tingkat literasi wakaf bagi masyarakat", pungkasnya.
Sementara itu Area Manager BSI Area Yogyakarta, Muhamad Taqiyudin, menyambut baik kesepakatan tersebut. Ia menegaskan BSI siap mendukung penguatan literasi, khususnya wakaf uang, karena menjadi bagian penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi syariah. "Tahap awal, kami menyediakan rekening wakaf terintegrasi yang transparan, aman dan bisa dijangkau seluruh lapisan masyarakat", pungkasnya.