Yogyakarta, 24 November 2025 — Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Pengurus BWI Kota Yogyakarta sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia perwakafan serta memperkuat koordinasi kelembagaan wakaf di wilayah Kota Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Makan Ingkung Grobog, Jl. Ipda Tut Harsono No. 18, Muja Muju, Kapanewon Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Kegiatan pembinaan ini diikuti sekitar 35 peserta yang terdiri atas Pengurus BWI Perwakilan DIY, Pengurus BWI Kota Yogyakarta, para nadzir wakaf dari Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama Kota Yogyakarta, Forum Nadzir Wakaf Kota Yogyakarta, PIC Wakaf Kota Yogyakarta, serta dihadiri pula oleh pejabat dan pegawai Bidang Penais dan Zakat Wakaf Kanwil Kementerian Agama DIY, pejabat Kementerian Agama Kota Yogyakarta, dan para pemangku kepentingan (stakeholder) wakaf di Kota Yogyakarta.

Acara diawali dengan proses registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan yang diisi dengan menyanyikan lagu kebangsaan serta sambutan Ketua BWI. Pada sesi inti, kegiatan pembinaan menghadirkan dua narasumber, yakni Ketua BWI Perwakilan DIY dan Dr. Mohammad Sulthoni, dosen UIN Abdurrahman Wahid Pekalongan, Jawa Tengah. Materi yang disampaikan mencakup penguatan tugas dan fungsi BWI kabupaten/kota, pemahaman strategis mengenai wakaf uang, serta pengembangan wakaf produktif sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia perwakafan, khususnya di Kota Yogyakarta dan pada umumnya di Daerah Istimewa Yogyakarta, sekaligus mendukung upaya penghimpunan Dana Wakaf Uang Abadi di Yogyakarta serta mendorong optimalisasi pengelolaan wakaf produktif secara profesional dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BWI Perwakilan DIY juga menyampaikan pamit kepada seluruh peserta kegiatan. Momen ini menjadi penutup yang penuh makna atas rangkaian pembinaan, disertai harapan agar sinergi antar-lembaga perwakafan terus terjaga dan semakin kuat ke depannya.

Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengimplementasikan hasil pembinaan secara nyata dalam pengelolaan wakaf, sehingga wakaf dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan umat dan pembangunan daerah.