Badan Wakaf Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (BWI DIY) menggagas penguatan pemberdayaan ekonomi umat melalui skema kolaborasi antara wakaf dan zakat. Langkah strategis ini dibahas dalam kunjungan silaturahmi Muhammad Ipmawan Akbar Alim, S.E., selaku pengelola BAZNAS Microfinance Desa (BMD) ke kantor BWI DIY pada Senin, 24 Agustus 2026 bertepatan 11 Rabiul Awal 1448 H.
Ketua BWI DIY, H. Misbahrudin, menyambut baik inisiatif tersebut. Beliau menyampaikan bahwa BWI DIY bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) akan mengimplementasikan program Zakat Wakaf Community Development (ZWCD).
"ZWCD adalah model pemberdayaan masyarakat berbasis wakaf dan zakat. Dalam skema ini, BWI bersama nazhir menyediakan lahan wakaf sebagai tempat usaha produktif, sementara BAZNAS dan LAZ menyiapkan dukungan dana untuk permodalan, pelatihan, dan pendampingan usaha, jelas H. Misbahrudin.
Lebih lanjut beliau menegaskan bahwa sinergi ini diharapkan mampu menjawab tantangan kemiskinan dan pengangguran di tingkat akar rumput. Aset wakaf yang selama ini belum produktif akan dioptimalkan menjadi pusat kegiatan ekonomi, seperti UMKM, pertanian, atau koperasi, yang dikelola oleh masyarakat binaan zakat.
"Dengan menggabungkan kekuatan dana zakat yang bersifat konsumtif-produktif dan aset wakaf yang bersifat abadi, kita berharap muncul kemandirian ekonomi umat yang berkelanjutan" tambahnya.
Sementara itu, Muhammad Ipmawan Akbar Alim, S.E dari BMD menyampaikan apresiasinya atas sambutan BWI DIY. Ia menyatakan kesiapan BMD untuk menjadi fasilitator pemberian tambahan modal usaha, pelatihan dan pendampingan bagi mustahik yang akan mengelola usaha di atas lahan wakaf tersebut.
"Microfinance yang kami kelola fokus pada penguatan kapasitas usaha mikro. Dengan adanya dukungan lahan dari wakaf, maka modal zakat bisa lebih tepat sasaran dan dampaknya lebih luas," ungkapnya.
BWI DIY berharap, melalui program ini, akan lahir desa-desa mandiri dan berdaya di DIY yang menjadi contoh nasional pengelolaan zakat dan wakaf secara terintegrasi.