Badan Wakaf Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (BWI DIY) dan Rohani Islam (ROHIS) SMA/SMK Pimpinan Wilayah DIY resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU)/Nota Kesepahaman Bersama pada Sabtu, 29 Agustus 2026 bertepatan 16 Rabiul Awal 1448 H. Nota Kesepahaman Bersama ditandatangani oleh Ketua BWI DIY, H. Misbahrudin, dan Ketua Pimpinan Wilayah ROHIS SMA/SMK DIY, Muhammad Sufyan Fahriza.

Dokumentasi BWI DIY
Penandatanganan berlangsung di Ruang Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY dalam rangkaian acara Training of Trainer (ToT) dan ROHIS Award 2026. ToT diikuti 95 peserta terdiri dari pengurus wilayah, pengurus daerah dan perwakilan pengurus ROHIS SMA/SMK se-DIY.

Nota Kesepahaman yang nantinya ditindaklanjuti perjanjian kerja sama, bertujuan untuk memperkuat literasi wakaf di kalangan generasi muda khususnya siswa SMA/SMK se-DIY. Melalui MoU ini, BWI DIY dan ROHIS Wilayah DIY akan bersinergi menyelenggarakan program edukasi, pelatihan, pendampingan, serta pembentukan duta wakaf di lingkungan sekolah.

Ketua BWI DIY, H. Misbahrudin menyampaikan, bahwa siswa adalah agen perubahan yang strategis. "ROHIS adalah ujung tombak dakwah di lingkungan sekolah. Dengan literasi wakaf siswa SMA/SMK, kita mencetak generasi yang tidak hanya paham agama, tapi juga paham mengelola harta untuk kemaslahatan umat. Inilah investasi wakaf untuk masa depan. 

Selain itu juga bertujuan meningkatkan dan menguatkan literasi wakaf bagi anak muda. Menurut hasil penelitian HIPMI Syariah DIY, yang dilakukan beberapa waktu lalu, tingkat pemahaman generasi muda tentang wakaf produktif baru mencapai 26,28%. Capaian pemahaman yang masih rendah apabila dibandingkan pemahaman filantropi Islam lainnya, misalnya zakat.

Senada, Ketua ROHIS Wilayah DIY, Muhammad Sufyan Fahriza mengatakan MoU ini menjadi pintu masuk bagi siswa untuk terlibat langsung dalam gerakan ekonomi umat. "Kami ingin ROHIS tidak hanya jadi tempat kajian, tapi juga jadi motor penggerak program wakaf produktif di sekolah. Siswa bisa jadi nazhir muda, pengelola dana, dan penggerak pergerakan ekonomi umat".

Dengan adanya nota kesepahaman ini, diharapkan lahir kader-kader muda yang melek wakaf dan mampu membangun ekosistem ekonomi umat berbasis wakaf. Salah satu ihtiar yang dilakukan BWI DIY bersama ROHIS Wilayah DIY akan melakukan edukasi wakaf disetiap sekolah.